Upacara Otonan atau 6 Bulan atau 210 Hari atau Potong Rambut

Standard
Potong Rambut

Otonan

Upacara yang dilakukan setelah bayi berumur 210 hari atau enam bulan pawukon atau otonon atau ngenem bulanin. Upacara ini bertujuan untuk menebus kesalahan-kesalahan dan keburukan-keburukan yang terdahulu, sehingga dalam kehidupan sekarang mencapai kehidupan yang lebih sempurna. Tetapi di sebagian masyarakat Bali Upacara ini sering juga dilakukan pada saat 3 Oton atau Telung Oton atau 630 Hari, tergantung desa kala patra dan kebiasaan dari keluarga terdahulu si bayi.

Pada saat itu kita akan bertemu dengan hari yang sama seperti saat lahimya si bayi (pancawara, saptawara, dan wuku yang sama). Selanjutnya boleh dilaksanakan setiap 210 hari, semacam memperingati hari ulang tahun. Tentu saja semakin dewasa, semakin sederhana bantennya.

Seluruh rangkaian upacara ini dilaksanakan di rumah, Upacara dipimpin oieh Pandita / Pinandita / tergantung desa kala patra dan kebiasaan keluarga terdahulu.

Upacara ini menurut sebagian masyarakat Bali sering disebut Upacara Potong Rambut dari si Bayi, yang melambangkan membuang unsur-unsur negatif dari si Bayi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s